Category Archives: the 0thers

L+

Kawanku yang satu ini takut akan gelap. Kurang tau apa sebabnya, yang pasti dia akan bergetar hebat jika gelap datang padanya. Dalam hidupnya dia harus selalu ditemani oleh cahaya. Dalam sinar cahaya itu, aku melihat senyum, semangat, cinta, kasih sayang, pengorbanan.

Ketahuilah wahai kawan, pagi ini aku rindu akan kehadiranmu. Ingin rasanya bersama-sama lagi merasakan nikmatnya lentog seperti pagi itu. Kebersamaanmu mungkin hanya sepanjang batang rokok. Tidak butuh waktu yang lama untuk menghabiskan sampai hisapan terakhir. Tapi, aku merasakan kecanduan oleh senyummu, kasih sayangmu. Dan aku tidak tahu sampai kapan aku melihat lagi senyum itu.


Iyum

Senyumnya sekarang menyusut: menguap berupa-rupa canda menjadi keseriusan. Aku mencoba membuatkan parodi atau sekedar berbagi senyum dengan perempuan itu. Berharap agar senyumnya yang menyusut itu bisa berseri kembali. Tapi, hal itu tidak berdampak besar baginya. Tiba-tiba ia berkata padaku, “Bolehkah kita saling bertukar kehidupan? hanya untuk sebentar saja.”

Serentak aku kaget atas tawarannya. Untuk sejenak aku diam, lalu menebak-nebak dalam batin apa yang menjadi tanda tanya pada kehidupannya. Apakah dia sedang mengalami broken home? atau sedang menghadapi masalah dalam karir cintanya? atau masalah-masalah lain? Sungguh aku tak tahu. Semuanya masih terlihat samar-samar bagiku.

“Halah lupakan saja, yang barusan hanya ngaco.” Sambil menutupi galaunya dengan sedikit senyuman.

“Ada apa dengan kehidupanmu?” tanyaku dengan serius.

“Gak usah dipikirin, aku hanya bergurau tadi.”

“Empat tahun, sudah lebih dari cukup untuk mengenal tabiatmu. Ada apa yang sebenarnya terjadi padamu?”

Perempuan yang bernama Iyum itu, dia perlahan-lahan mengatur bafas. Dari wajahnya terlihat jelas  sepertinya ia ingin meletakkan beban berat yang selama ini menindihnya.

” Aku sudah lelah dengan kehidupanku. Aku ingin istirahat sejenak.”

“Istirahat sejenak” Ucapannya itu kini membuatku membeku. Aku merasakan ngilu akan kehidupannya. Tanpa mengharap balasan, dengan senang hati aku akan meminjamkan punggungku untuk melepas tangisnya.

Mendengar kisahnya, saat awal kali Iyum harus menunda Hubungan Internasional dengan Univesitas Gadjah Mada. Kini harapan itu semakin menyempit seiring usianya yang mengikuti perjalanan hari. keadaan memaksanya untuk mencari satu demi satu butir butir beras di sebuah perusahaan optik yang berada di batam. Kemudian, belum lama ini ia menjadi dampak dari sebuah permasalahan keluarga walaupun tidak sedikitpun ia membuat kericuhan.

Sekarang ia sudah merasa lelah. Sejenak ia ingin meletakkan kehidupannya dan berharap ada angin bertiup yang menyapu debu-debu dalam kehidupannya.

“Bolehkah aku menukar kehidupanku?”

Kembali ia memintaku. Dan aku tidak bisa berkata. Hanya anggukan yang bisa aku lakukan. Tak tahu seperti apa kehidupan yang ia inginkan. Aku tak begitu memperdulikan itu. Aku hanya berharap, semoga senyumnya bisa kembali.


GLI AZZURI

Aku tidak mau kalah dengan orang-orang yang mengumbar tim jagoannya yang akan bertanding di ajang piala dunia 2010 di Afrika Selatan nanti. Aku yang doyan nonton bola dan punya tim kesayangan, disini akan aku pamerkan kepada mereka, ini lho Tim Jagoanku ITALY. Mungkin pemain yang terdaftar di sekuat timnas boleh dibilang sudah afkiran, tapi Italy bukanlah tim kacangan di ajang internasional. Italy membuktikan keperkasaannya dengan empat titel juara piala dunia (selisih 1 dengan brazil yang juara 5 kali). Pada ajang piala dunia 2010 di Afrika Selatan kali ini, Italy masih memiliki asa untuk menjuarai piala dunia lagi walaupun lawan-lawan Italy kali ini cukup kuat. Tapi aku tidak peduli kepada mereka pengagum Brazil, holigans Inggris, Argentina mania, simpatisan Jerman ataupun kesebelasan lainnya.

Buat mereka musuh Italy, waspadalah dengan catenacio Gli Azzuri. Se-kick and rush apapun inggris, Se-indah apapun permainan Spanyol atau Se-goyang apapun samba, tetep aja kalo lawan Italy, mereka akan dibuat kepayahan. Yang ada gaya permainan mereka bisa-bisa ngikut gaya permainan Italy. Itulah kehebatan Italy. Belum lagi dengan aksi diving Italy yang terkenal cerdik. Sudah banyak wasit yang merasakan ketololannya karena diving para pemain Italy. Coba lihat kalo Italy dalam keadaan menang, pasti tim kesehatan Italy dengan segera masuk ke lapangan untuk memperlama jalannya waktu walaupun itu diving. Tapi kalau dalam keadaan kalah, Tim kesehatan Italy akan bereaksi peduli amat, ntar juga bangun sendiri. Di Italia, kemenangan adalah hal yang utama, apa pun caranya, sehingga diving dinilai tak lebih dari usaha pemain untuk beroleh keuntungan buat tim. Tradisi diving di Italia ini lahir dari upaya penyerang memproteksi diri dari gaya bertahan (catenacio) yang berlebihan dalam sepak bola Italia (bolanews.com). Jadi, harap hati-hati kalau lawan Italy, kalau takut, mending mengalah saja, hehehe…


Baju Safari

Setelah lulus kuliah, Sari ingin membeli baju safari di toko itu. Namun Sari mengurungkan niatnya, karena harga bajunya ratusan juta rupiah.

“Ajang fiksimini yang diadakan wi3nda sangat seru. Oleh karena itu tulisan ini aku ikutsertakan dalam ajang fiksimini untuk meramaikan dunia sastra indonesia”.


Malam

Malam tidak mengenal asap knalpot. Karena malam sudah terkontaminasi oleh semilir angin yang lembut. Suara bising kendaraan juga telah tergantikan oleh suara jangkrik dan kodok yang cerewet. Mereka teriak-teriak tidak karuan. Gerombolan kucing rupanya dibuat kelabakan membanting tulang mencari tikus-tikus guna mencukupi nafkah diri dan anak-anaknya. Aku suka dengan keberadaan mereka malam ini. Mereka telah membuat aku benar-benar merasakan tenang.

Kehadiran mereka akan selalu aku nantikan disaat malam nanti, semilir angin, teriakan jangkrik dan kodok, serta kucing dan tikus itu.


Sang Penghibur

Jagad pertunjukkan pernah mereka gemparkan. Sebuah drama kehidupan berhasil mereka tontonkan sebagai karya seni yang memukau banyak orang. Mereka sadari atau tidak, aku melihatnya mereka banyak mengajarkan makna hidup yang sangat. Bang Beni memberitahu kita pentingnya pendidikan bagi setiap orang yang mendambakan kehormatan dimasa depan. Susah payah bang Beni menarik oplet untuk biaya kuliah Si Doel. Mungkin maksud beliau menginginkan gelar Ir. Kasdullah agar anaknya bisa bekerja di kantoran. Tapi makna terdalam dari itu adalah implementasi ilmu Si Doel-lah yang akan diganjar Tuhan kepadanya. Sungguh indah sekali orang yang tidak berpendidikan dapat merasakan kemuliaan hidup dari sebuah ilmu. Nyak (begitu Si Doel dan Atun menyebutnya) atau Mpok (begitu pula Mandra menyebutnya) adalah sesosok Ibu yang welas asih. Seorang ibu yang mengajarkan anak-anaknya menjalani hidup dengan berpedoman pada landasan agama, walaupun hanya dengan hidup ala kadarnya.

Si Doel adalah seorang manusia yang idealis. Dia memegang prinsip hidup benar-benar. Pekerjaan yang Sarah sodorkan melalui om Wisnu, dibuatnya sakit lahir dan batin dia. Dia tidak malu membawa gelar insinyur Teknik Mesin ke jalanan untuk menarik oplet. Ataupun membelah kayu untuk memasak Mak Nyak. Semuanya itu Si Doel lakukan dihadapan cewek (Sarah dan Jaenab). Begitu pula Atun yang menerima bulat-bulat takdir hidup keluarganya yang serba sederhana. Mandra dan Mas Karyo, perseteruan mereka sangat beragam. Ingin rasanya aku memohon kepada Tuhan agar perkelahian mereka berbuah pahala. Cek cok mulut yang sering mereka lakukan tidak mempengaruhi putusnya sebuah tali persaudaraan. Salut dibuatnya atas pertunjukkan yang mereka tontonkan. Sebuah pertunjukkan makna hidup yang hakiki.

Si Doel Anak Sekolahan, drama kehidupan yang sekarang teramat langka di setasiun televisi.