Mereka yang Mati Muda

Nasib terbaik adalah tidak pernah dilahirkan. Yang kedua adalah dilahirkan tapi mati muda. Dan yang tersial adalah yang berumur tua. Berbahagialah mereka yang mati muda

[Soe Hok Gie]

Alangkah senangnya mereka yang mati muda. Kalau saja mereka masih hidup sekarang, pasti mereka akan muak karena dunia ini sudah sesak dijejali negeri-negeri theater. Negeri dimana para pemerannya sangat menjiwai akan sandiwara hidup. Entah itu sebagai penjilat yang santun, makelar yang dermawan, pencitra yang rupawan, atau apalah itu yang biasa mereka perankan.

Wahai mereka yang mati muda, sedang apa kau disana? Apakah kau disana sedang tersenyum. Hidup tentram dengan kedamaian yang dulu pernah engkau mimpikan. Sungguh aku sangat iri dengan mu, wahai mereka yang mati muda. Iri akan kemurnian hati yang tak pernah berujung.

Iklan

About Agung Budi Prasetya

ennthewee adalah seorang rakyat jelata dengan pertanda nama "Agung Budi Prasetya". saya ingin membagi kisah kepada temen-temen dimana setiap petikan dari hidup ini dapat memberikan makna bagi kita agar dapat menjadi referensi bagi kehidupan kedepan yang lebih baik, Amin... Lihat semua pos milik Agung Budi Prasetya

9 responses to “Mereka yang Mati Muda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: