Jeda

hari ini sudah jeda ternyata. tapi belum juga ada warna disana. hanya terlihat coretan-coretan yang tak beraturan. semuanya masih samar-samar. dalam samar-samar saja, abu-abupun tidak.

kata orang, jeda itu layaknya masa peralihan. jika ingin terlihat senyum di sore hari, maka jeda harus di atur dengan benar. bukan berarti harus merasakan sakit dahulu. jeda tidak seperti itu. jeda adalah sebuah rencana dan hanya tetap rencana. seperti kata kalayak orang-orang. bukan kata ku. tapi aku percaya itu semua benar. dan aku akan memberi hijau pada jeda ku. semoga saja aku bisa.

Iklan

About Agung Budi Prasetya

ennthewee adalah seorang rakyat jelata dengan pertanda nama "Agung Budi Prasetya". saya ingin membagi kisah kepada temen-temen dimana setiap petikan dari hidup ini dapat memberikan makna bagi kita agar dapat menjadi referensi bagi kehidupan kedepan yang lebih baik, Amin... Lihat semua pos milik Agung Budi Prasetya

4 responses to “Jeda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: