KATA HONGKONG*

Jawa selalu memiliki identitas sendiri. Dia berbeda dengan eropa-eropa sana. Sikap mereka, tutur kata mereka, cara berpakaian mereka. Semua yang berhubungan akan kehidupan, jawa punya caranya sendiri. Semua selalu dipandang dari sudut etika jawa yang menjunjung tinggi kesopanan. Mungkin hanya di kerajaan-kerajaan saja budaya jawa dapat dilihat. Memang dari sanalah kiblatnya jawa.

Tapi sekarang jawa sudah sulit untuk ditemui. Aku melihat jawa memberi ketentraman bagi orang-orangnya. Ambisi, baginya hanya menjadi sebuah keinginan saja. Bukan suatu keharusan yang bersifat mengikat. Mereka lebih memilih menerima hidup apadanya. Karena dunia, yang mereka mengerti hanya akan membawa keserakahan, permusuhan dan kesombongan.

Dimanakah orang jawa ini…???

Mereka tidak peduli siapa presiden mereka. Mereka tidak mengerti dampak dari naiknya harga minyak dunia terhadap stabilitas ekonomi negara yang mereka diami ini. Mereka juga tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan dagang akibat masuknya produk-produk china ke negara-negara ASEAN (bukan karena mereka tidak siap, tapi mereka tidak kenal dengan ACFTA). Mereka hanya peduli pada eksistensi generasi jawa mereka. Mereka hanya akan pusing terhadap keharmonisan jawa yang lama kelamaan telah mendekati kepunahan.

Dimanakah orang jawa ini…???

Yang aku tau, sekarang jawa tak ubahnya budaya sexualitas dan narkoba yang menjadi “cultural life”. Korupsi, kolusi dan nepotisme telah meluluhlantahkan jati diri mereka. Poligami ilegal dan judi telah menjadikan keluarga mereka berserakan tak teratur. Aku rindu akan jawa yang dulu. Jawa yang memberikan kesejukan bagi orang-orangnya. Tapi jaman dengan pelan-pelan telah membawanya entah kemana.

Iklan

About Agung Budi Prasetya

ennthewee adalah seorang rakyat jelata dengan pertanda nama "Agung Budi Prasetya". saya ingin membagi kisah kepada temen-temen dimana setiap petikan dari hidup ini dapat memberikan makna bagi kita agar dapat menjadi referensi bagi kehidupan kedepan yang lebih baik, Amin... Lihat semua pos milik Agung Budi Prasetya

3 responses to “KATA HONGKONG*

  • Agung Budi Prasetya

    selaen sbg instrospeksi diri (coz, aku juga orang jawa).. orang jawa di negeri ini memiliki peranan yang besar. seperti halnya orang jawa yang mengalami kemunduran, negeri ini akan terkena dampaknya..
    terima kasih atas masukan kawan ^^

  • Sang purnama

    kata siapa jawa sulit ditemui? jawa ada dimana-mana. orang jawa tetaplah orang jawa. hanya saja, butuh pemahaman lebih tentang bagaimana budaya itu bisa terbentuk. budaya terbentuk dari suatu peradapan. peradapan selalu berkembang setiap bertambah tuanya jaman. manusia akan selalu menyesuaikan diri mereka dengan peradapan saat itu. karena dengan itulah mereka bisa hidup layaknya orang-orang disekitarnya yang juga menyesuaikan diri mereka dengan peradapan. jawa tetap hidup dengan filosofinya. dan dia tidak akan kemana-mana. karena jawa adalah warisan. warisan itu punya masanya. budaya lebih condong ke keyakinan, pemikiran dan penilaian sosial. ketika seseorang sudah tidak yakin lagi, ia akan hidup dengan keyakinan barunya. dan seterusnya. semua negara, semua daerah punya budayanya sendiri-sendiri. dan hal itu juga melanda budaya mereka. hanya saja, budaya saat ini sudah bergeser nilainya menjadi suatu nilai seni. lihat saja tulisn “wisata budaya” terpampang disetiap sudut kota di masing-masing daerah di indonesia, bahkan di seluruh dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: