Arsip Bulanan: April 2011

Idealism to the Job

“Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan dan ilmu bertambah apabila dibelanjakan        [Ali Bin Abi Thalib]

Wahai mahasiswa penganut paham Grade Point Oriented, apa yang kau cari dari kuliah? kalau kau menjawab ilmu, kenapa engkau beri patokan point-point dari setiap ilmu yang kau pelajari? apa kau takut tidak mendapat pekerjaan yang layak setelah kau lulus nanti?

Wahai para sarjana muda:

  • Tahukah kau, jumlah penduduk miskin di Indonesia tahun 2010 sebesar 31,02 juta jiwa dengan penghasilan ekonomi rata-rata Rp. 211.726,-/bulan?
  • Tahukah kau, bahwa hukum sekarang mempunyai bidang kerja baru yaitu Makelar Kasus?
  • Tahukah kau, bahwa di negeri agraris ini, petani tidak pernah merasakan hasil panennya?

Hakikat dari sebuah ilmu bukanlah selembar kertas ijazah yang dapat menghasilkan gaji jutaan rupiah, tapi berapa banyak rupiah yang bisa diupayakan dalam membantu kesejahteraan mereka. Wasiat dari gelar kesarjanaan bukanlah untuk sebagai sanjungan dikalangan mereka, tapi sebagai pemimpin mereka yang tak tahu apa-apa agar menjadi tahu apa-apa.

“Rasa-rasanya, tiada yang lebih puitis dari sebuah ilmu selain pendewasaan diri. Karena diri yang dewasalah yang akan membawa kedamaian dalam hidup”


I’m Only Alive Today

“I’m only alive today. Yesterday is past and tomorrow is not necessarily occur. So, I don’t care what people say about me. I’m just trying to be better in order to achieve pleased Allah SWT”

Hidup ku tidak akan aku gadaikan kepada siapapun kecuali kepada Alloh yang menciptakan aku. Bahkan akan aku berikan lebih, akan aku berikan hidupku secara cuma-cuma kepada-NYA tanpa ada angsuran bulanan dan uang muka sedikitpun. Karena aku menyakini bahwa aku adalah milik-NYA.

Berjalan bersama-NYA jauh lebih utama dibandingkan melademi debat kusir dengan setan jalanan.  “So, I don’t care what people say about me” bukan berarti aku egois atau muak dengan mereka, tapi mereka adalah sumber ilmu bagiku dalam hal kebaikan. Sungguh, hidup di bangsa ini jauh dari negeri china dimana kata orang disanalah tempat akhir menuntut ilmu. Sebuah pertanyaan, apakah yang akan kamu kerjakan jika kamu hanya hidup hari ini saja? dan pilihan hidup di dunia ini hanya ada dua: “goodness or badness”.

Jika anda dapat minum air jernih dan segar hari ini, maka mengapa anda harus bersedih atas air asin yang anda minum kemarin, atau mengkhawatirkan air hambar dan panas esok hari yang belum tentu terjadi? [La Tahzan]

Aku sangat alpha apakah nanti setelah aku mati akan berada di surga atau neraka. Aku tidak memikirkan itu, karena aku tidak bisa mengubah apa-apa jika Alloh menghendakiku besok/nanti aku akan mati. Yang bisa aku lakukan hanyalah mengabdi kepada-NYA tanpa batas dengan segala kemampuanku. Masalah surga atau neraka, itu sudah diluar keputusanku.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.